Cicipi Kuliner Unik di Pasar Senggol Legendaris Ngalam…

MALANG KOTA – Kehadiran Pasar Senggol Ngalam akan memanjakan lidah masyarakat Kota Malang dengan beragam kuliner olahan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah).

Bertempat di Swalayan Ikan Kota Malang, Jalan Sarangan, Kota Malang,  event yang dimulai pada 28 Desember itu akan berlangsung hingga 1 Januari 2018. Masyarakat dijamin bakal puas menikmati aneka macam kuliner hingga kerajinan kreasi UMKM Kota Malang.

Dibuka mulai pukul 10.00–22.00, ada cukup banyak pilihan kuliner yang bisa cicipi di Pasar Senggol Ngalam. Ada bir Jawa, tauge goreng, tahu pletok, kopi gigit, hingga rangin. ”Kuliner unik dari UMKM ini disuguhkan khusus untuk menutup tahun 2017 dan memanjakan lidah masyarakat Kota Malang,” ujar Juniardi, ketua pelaksana Pasar Senggol Ngalam. Dia menambahkan, event tersebut hasil kerja sama antara MGU (Manajemen Gerbang UMKM), Jawa Pos Radar Malang, dan Swalayan Ikan Malang.

Menurut Juniardi,  event Pasar Senggol Ngalam digelar dalam rangka memperkenalkan produk lokal UMKM Malang kepada masyarakat. ”Supaya masyarakat merasakan traditional taste dan mencintai produk lokal,” katanya. Sebanyak 23 UMKM akan menjajakan produknya selama lima hari.



Selain menjajakan produk, para pelaku UMKM juga diajarkan mempraktikkan cara administrasi keuangan dengan mengaplikasikan sistem pembayaran satu kasir. ”Ada beberapa pelaku UMKM yang buta huruf, jadi sekaligus kami edukasi di sini,” kata Juniardi. Pembelajaran ini, dia melanjutkan, bertujuan agar UMKM ”naik kelas” dan bukan hanya sekadar berjualan, tapi juga meningkatkan kualitas pelayanan.

”Visi MGU adalah sejahteralah bangsa kita. Maka salah satu misinya ini mengembangkan pelaku UMKM lewat event Pasar Senggol Ngalam,” tambah Juniardi. Saat ini, MGU menaungi 1.500 UMKM se- Malang Raya dan sudah melakukan banyak program untuk mengembangkan pasar dan kualitas UMKM. Salah satunya UKM Goes to Hotel, UKM Goes to Campus, dan kini UKM Goes to Event.

”Tujuan utamanya agar masyarakat Malang dan wisatawan mengenal produk lokal yang tidak kalah dengan produk luar lainnya. Setelah ini, kami menargetkan 10 tempat lainnya untuk diadakan Pasar Senggol Ngalam setiap bulan,” lanjutnya. Juniardi menargetkan 500 pengunjung yang datang ke Pasar Senggol ini.

Di hari-hari berikutnya, akan ada lebih banyak makanan yang patut dicoba. Seperti ketan zaman now yang bisa dimakan dengan wadahnya, bubur goreng, dan masih banyak lagi. Ada pula hiburan live performance dan cek kesehatan gratis.

Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Malang Atfiah El Zam Zami menyatakan, pihaknya mendukung penuh hadirnya Pasar Senggol Ngalam ini. ”Kami mendorong dan memfasilitasi Pasar Senggol sekaligus menjadi salah satu objek wisata kuliner di Malang,” imbuhnya. (nr8/c2/nay)