DOKTER-PENGUSAHA: dr Ninik Burhan SpPD menunjukkan produk Cokelat Kampoeng Malang saat ditemui di rumahnya, Selasa (14/11).

Kudapan cokelat dan topeng Malangan adalah dua hal yang berbeda. Namun, di tangan dr Ninik Burhan SpPD, kedua hal itu bisa disatukan menjadi sebuah produk yang memiliki nilai jual tinggi.

Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Brawijaya (UB) itu punya kudapan cokelat dengan brand Kampoeng Malang. Cokelat-cokelat dengan berbagai varian rasa, mulai almond, milk, hingga crispy itu punya kemasan yang menarik.

Ninik mengatakan, cokelat-cokelat itu memang tidak dia produksi sendiri. Dia menggandeng pelaku usaha kecil menengah (UKM) lainnya untuk membuat cokelat.

Pasokan cokelat dari UKM itu lantas dia kemas dengan bungkus bergambar karakter topeng Malangan.

Mulai Panji Asmorobangun, Klana Sewandono, hingga Dewi Sekartaji.

Tak hanya gambar, di cokelat itu juga ada sejarah singkat topeng Malangan itu. ”Saya tidak hanya ingin berbisnis. Saya juga ingin memberikan edukasi kepada konsumen tentang topeng Malangan. mereka tidak hanya tahu rasanya enak, tapi juga dapat pengetahuan baru,” ujar dia.

Untuk pemasarannya, Ninik bekerja sama dengan sejumlah toko oleh-oleh. Salah satunya Malang Strudel. Bahkan, dalam waktu dekat ini, Ninik bakal mempresentasikan brand Kampoeng Malang miliknya ke luar negeri.

”Bulan depan kami akan ke Jepang untuk memperkenalkan batik Kampoeng Malang. Sementara untuk cokelat, rencananya di event Halal Food Malaysia,” jelas dia. Ya, selain menjual cokelat, Kampoeng Malang memang memasarkan batik khas Malang.

Adapun bagi pembaca yang berminat terhadap bisnis UKM  Aneka Coklat ” KAMPOENG MALANG “ ini bisa menghubungi dr. Ninik Burhan, SPPd Kptl di 0813 3449 0949  Jl. Telomoyo 24 Malang  (nr5/c1/muf)